PTK SMA BAHASA INGGRIS METODE ROLE PLAY (BAB I)


BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang Masalah
Keberhasilan atau kegagalan siswa dalam memperoleh pengalaman belajar ditentukan oleh metode pembelajaran yang tepat yang dilakukan oleh guru yang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan siswa di kelas, dengan demikian penelitian ini menyangkut latar belakang, proses pembelajaran yang dapat mempengaruhi siswa dalarn memperoleh pengalaman belajar. Ada beberapa hal yang melatar belakangi dalam proses pembelajaran, dalam hal ini siswa dan yakni hasil belajar siswa.
 Latar belakang siswa, Proses pembelajaran dan Hasil belajar Masalah besar bagi siswa adalah mereka belum dapat berkomunikasi atau mengungkapkan pendapatnya yang sederhana dalam bahasa Inggris baik secara lisan rnaupun tulisan. Keadaan ini sebagaimana diungkapkan oleh Swan (2013:85) "The learner who has studied the language for seven years, but who cannot ask, for a glass of water, a cab, or a light ,for a cigarette, is regularly brought on to the stage to justify demand for a radical change in our to language teaching", Pernyataan tadi membuktikan bahwa ketika terjadi proses perbelajaran terdapat kekurangan, sehingga sasaran yang dituju tidak tepat. Untuk mengatasi hal-hal seperti diatas, perlu dicari pemecahan dengan mengembangkan model pembelajaran yang dapat menerapkan kehidupan sehari­-hari/kondisi nyata dalam proses belajar mengajar.


Peneliti mencoba memberi variasi lain untuk menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap Bahasa Inggris. Salah satu strategi yang telah peneliti lakukan adalah belajar sambil bermain, yang dikemas dalam sebuah permainan peran atau yang dikenal dengan role playing. Agar mereka merasa senang dengan pembelajaran Bahasa Inggris, tema role playing didiskusikan bersama sesuai dengan keinginan mereka.
Dengan role playing, siswa akan mempersiapkan terlebih dulu bentuk percakapannya, kalimat-kalimat yang hendak disampaikan. Dan saat memproduksi kalimat inilah banyak kendala yang mereka hadapi, antara lain: Vocabulary, structure, pronunciation . Masalah yang paling banyak dijumpai adalah proses menyusun kalimat sesuai dengan struktur bahasa Inggris.
Banyak teknik untuk meningkatkan kemampuan berbicara, namun peneliti lebih cenderung memilih metode role playing karena memiliki daya tarik tersendiri bagi siswa.Terlebih dahulu siswa menyusun sebuah narasi, mereka secara tidak sengaja belajar menyusun kalimat menurut tata bahasa Inggris yang benar. Andai kata kalimat yang mereka hasilkan tidak sesuai dengan tata bahasa yang benar dan kosakata yang tepat, maka akan mempersulit pemahaman bagi lawan bicaranya ataupun bagi yang mendengarkan.
Gillian Porter Ladousse (2013) memberi dukungan bahwa role-playing menambah variasi, perubahan perilaku dan kesempatan memproduksi kalimat serta banyak kesenangan (role playing into the classroom adds variety, a change of pace and opportunities for a lot of language production and also a lot of fun!). Pendampingan guru dalam hal ini mutlak diperlukan karena mereka masih baru mengenal tata bahasa Inggris dan minim kosakata.
Kedua, setelah siswa selesai menyusun narasi, mereka belajar memperagakan isi narasi tersebut dalam unjuk kerja yang berupa bermain peran. Siswa secara tidak sengaja belajar berbicrara dengan benar dan juga belajar akting sesuai dengan yang mereka perankan. Dengan semakin sering siswa diberi kesempatan untuk tampil di depan kelas baik itu menjawab pertanyaan ataupun unjuk kerja lainnya, lama-kelamaan mereka akan berani menyampaikan gagasannya, dan nantinya mereka akan mempunyai rasa percaya diri.
Pendapat ini didukung oleh Maidar G. Arsjad (2013: 23) yang juga menyatakan bahwa banyak ahli terampil menuangkan gagasannya dalam bentuk tulisan, namun mereka sering kurang terampil menyajikannya secara lisan. Apalagi berbicara secara formal tidaklah semudah yang dibayangkan orang. Walaupun secara alamiah setiap orang mampu berbicara, namun berbicara secara formal atau dalam situasi resmi sering menimbulkan kegugupan, sehingga gagasan yang dikemukakan menjadi tidak teratur. Bahkan yang lebih parah lagi ada orang yang tidak berani berbicara sama sekali. Anggapan bahwa setiap orang dengan sendirinya dapat berbicara, telah menyebabkan pembinaan kemampuan berbicara ini sering diabaikan. Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran bahasa asing yang diajarkan pada siswa kelas X serta XI dan kelas XII program inti IPA/IPS di SMA Negeri 1 ...... Materi yang diberikan pada kelas XI merupakan materi sederhana yang digunakan dalam percakapan sehari-hari seperti mengungkapkan Offers and Suggestions.
Berdasarkan Kurikulum 2013 terdapat 4 kompetensi yang harus dikuasai oleh para siswa yaitu: listening, speaking, reading, writing.. Sesuai dengan standar `kompetensi lulusan (SKL) yang ditetapkan berdasarkan Kurikulum 2013 maka keberhasilan pembelajaran ditetapkan apabila siswa mampu mencapai angka kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75 ke atas. Meskipun di sekolah ini memiliki jumlah guru bahasa Inggris yang cukup dan juga memiliki laboratorium bahasa, namun kenyataannya tidak mudah bagi para siswa untuk mencapai standar nilai KKM tersebut khususnya untuk kompetensi berbicara. Untuk lebih meningkatkan efektivitas proses pembelajaran tersebut, peneliti mencoba memberi variasi lain untuk menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap Bahasa Inggris. Banyak teknik untuk meningkatkan kemampuan berbicara, namun peneliti lebih cenderung memilih metode role playing karena memiliki daya tarik tersendiri bagi siswa. Dengan metode ini siswa dapat belajar sambil bermain sehingga memperoleh kesenangan dalam proses pembelajaran. Agar metode ini lebih menarik tema role playing biasanya didiskusikan bersama sesuai dengan keinginan mereka. Dalam memasuki millenium ketiga yang bercirikan kompetensi global, menuntut individu untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin tinggi agar dapat tetap bertahan dalam persaingan sebagian besar ilmu pengetahuan dan teknologi menggunakan bahasa asing sebagai referensi, sehingga penguasaan bahasa asing mutlak diperlukan
Dengan demikian penerapan metode role playing ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas belajar dan berpengaruh terhadap pencapaian standar KKM yang harus dipenuhi oleh siswa didik.

B.       Perumusan Masalah
 Berdasarkan latar belakang masalah dan identifikasi masalah di atas, permasalahan yang ada dapat dirumuskan sebagai berikut:
2.         Bagaimana proses peningkatan kemampuan siswa dalam berbicara mengungkapkan Offers and Suggestions dalam Bahasa Inggris sebelum dan sesudah penggunaan metode role playing ?
3.         Seberapa besar peningkatan kemampuan siswa dalam berbicara mengungkapkan Offers and Suggestions dalam Bahasa Inggris setelah menggunakan metode role playing ?

C.      Pemecahan Masalah
 Rendahnya kemampuan berbicara Bahasa Inggris siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 ..... disebabkan oleh berbagai faktor yang menyebabkan siswa peserta didik tidak terdorong untuk dapat berperan aktif dalam proses pembelajaran bahasa Inggris sehingga hasil pembelajaran kurang optimal. Oleh karena itu diperlukan penciptaan suasana yang kondusif sehingga siswa didik termotivasi dan berperan secara aktif dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Jika siswa punya keberanian berbicara dan berpendapat serta disajikan pendekatan yang lebih variatif dan menarik akan bisa meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa InggrisMetode role playing dipandang oleh peneliti tepat untuk mengatasi masalah tersebut, karena dengan metode ini maka siswa secara tidak sengaja belajar melafalkan ujaran dengan benar dan menyusun kalimat dengan menggunakan kosakata yang tepat serta tata bahasa yang benar melalui peran yang mereka mainkan. Semakin sering siswa memproduksi kalimat maka semakin lancar mereka mengungkapkan gagasan atau idenya

D.      Tujuan Penelitian
 Tujuan penelitian selama proses kegiatan belajar mengajar dan penilaian dalam proses belajar mengajar dengan metode role playing pada kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 ..... yaitu untuk:
1.    Mengukur peningkatan kemampuan berbicara mengungkapkan Offers and Suggestions dalam Bahasa Inggris pada siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 ..... dengan menggunakan metode role playing .
2.    Mengetahui proses peningkatan kemampuan berbicara siswa dalam mengungkapkan Offers and Suggestions bahasa Inggris pada siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 ..... sebelum dan sesudah menggunakan metode role playing.
3.    Mengetahui besarnya peningkatan kemampuan berbicara siswa dalam mengungkapkan Offers and Suggestions dalam Bahasa Inggris pada siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 ..... dengan menggunakan metode role playing.

E.       Manfaat Penelitian

1.         Manfaat Teoretis
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi pengembangan ilmu kususnya di bidang pembelajaran Bahasa Inggris siswa serta bermanfaat bagi penelitian tingkat lanjut  dalam bidang pendidikan Bahasa Inggris siswa.
2.         Manfaat Praktis
a.         Dapat dijadikan sumber informasi atau masukan bagi guru Bahasa Inggris tentang bagaimana cara membangkitkan kemampuan siswa dalam berbicara bahasa Inggris.
b.        Memberikan informasi kepada guru dan calon guru mata pelajaran Bahasa Inggris dalam megembangkan mata pelajaran Bahasa Inggris.
c.         Memberikan informasi pada perguruaan tinggi keguruan pada khususnya untuk meningkatkan kwalitas dari para lulusannya.

Selanjutnya di BAB II: KAJIAN PUSTAKA

0 Response to "PTK SMA BAHASA INGGRIS METODE ROLE PLAY (BAB I)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel