PTK SMA BAHASA INGGRIS METODE ROLE PLAY (BAB III)



BAB III
METODE PENELITIAN
A.        Setting Penelitian
Sehubungan dengan penelitian yang dilakukan adalah tentang perbaikan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris dengan judul “Peningkatan Kemampuan Siswa BerbicaraBahasa Inggris Materi Offers And Suggestions Melalui Metode Role Playing diKelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 ..... Tahun pelajaran 2018/2019”. Penelitian dilakukan di kelas XI IPA 1 Semester 1 SMA Negeri 1 ..... Tahun Pelajaran 2018/2019.
Penelitian dilaksanakan pada semester 1 tahun pelajaran 2018/2019. Waktu penelitian dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan, yaitu dari minggu ke I bulan Juli 2018 hingga minggu ke empat bulan september 2018

B.         Subjek dan Waktu Penelitian
PTK adalah penelitian yang dilakukan di dalam kelas, sehingga fokus penelitian ini adalah kegiatan pembelajaran berupa perilaku guru dan siswa dalam melakukan interaksi. Karena siswa terlibat dalam situasi penelitian, maka karakteristik siswa perlu dipahami agar PTK berjalan lancar sesuai tujuan. PTK ini dilaksanakan di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 ....., dengan jumlah siswa sebanyak 38 anak terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Mayoritas dari siswa berasal dari keluarga


petani, pedagang, dan Wiraswasta. Tentang keadaan fisik siswa kelas XI IPA 1 pada umumnya baik.
Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 ....., yang berlokasi di Jalan Maluku No. 27 ..... Kota Yapen Sel. Kabupaten Kepulauan Yapen Papua
Penelitian ini memakan waktu selama tiga bulan, dimulai bulan Juli sampai dengan September 2018, dengan perincian persiklus sebagai berikut :
1.         Siklus pertama          :           Pertemuan I     :           1 Agustus 2018
                                                     Pertemuan II   :           8 Agustus 2018
2.         Siklus Kedua                        :           Pertemuan I     :           15 Agustus 2018
                                                     Pertemuan II   :           22 Agustus 2018

C.        Desain Penelitian
Langkah-langkah penelitian tindakan kelas yang peneliti laksanakan mengacu pada pendapat Wardani (2013:24), yaitu (1) merencanakan (planning), (2) melakukan tindakan (action), (3) observasi (observation), (4) refleksi (reflection).
Lebih jelas langkah-langkah penelitian tindakan kelas seperti tersebut di atas dapat dilihat pada gambar berikut ini :

Gambar Tidak Tersedia

Gambar 3.1 : Daur Penelitian tindakan kelas
Tahap perencanaan merupakan langkah pertama pada setiap kegiatan penelitian. Tahap ini sekaligus sebagai acuan dalam melaksanakan tindakan sehingga berjalan lancar.
    Tahap pelaksanaan tindakan berupa kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Dalam kegiatan pembelajaran juga dilaksanakan pengamatan untuk mencatat hal-hal penting sebagai bahan analisis dan perencanaan tindakan pada siklus berikutnya.
Hasil Pelaksanaan tindakan kelas dengan dua siklus dapat dilihat pada gambar berikut ini :
Gambar tidak tersedia

Gambar 3.2 : Tahapan-tahapan Perbaikan Pembelajaran (Rusna Ritasa 2017:46)

D.        Langkah-Langkah Tindakan
1.      Siklus Pertama 2 x pertemuan 2 x 35 menit
a.       Perencanaan
Berdasarkan rumusan hipotesis yang telah ditetapkan peneliti menyiapkan perbaikan pembelajaran dan skenario tindakan. Skenario tindakan merupakan tahapan perbaikan pembelajaran pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris MateriOffers and Suggestions” dilakukan peneliti bersama siswa. Disamping itu peneliti juga telah menyiapkan lembar kerja siswa, materi pembelajaran, alat peraga gambar mengenai offers and suggestions dan sebagainya, serta persiapan untuk melakukan metode role play.
b.      Pelaksanaan
Pertemuan I
1)      Kegiatan Awal
a)      Sebelum tindakan perbaikan berlangsung, peneliti menyiapkan lembar kerja yang berisi petanyaan yang dapat mengaktifkan siswa untuk berfikir logis, kreatif, sistematis dan kritis.
b)      Peneliti menyiapkan dan memperlihatkan alat peraga gambar tentang offers and suggestions.
c)      Peneliti juga memberikan penjelasan singkat tentang tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
2)      Kegiatan Inti
Diawali dengan menjelaskan secara singkat materi kepada siswa yang terlibat aktif dalam pembelajaran. Peneliti langsung meminta siswa untuk berkumpul sesuai kelompoknya masing-masing yang telah ditentukan.
Sambil menjelaskan beberapa masalah dalam membentuk kelompok role play, mencontohkan bagaimana memperagakan setiap anggota organisasi dalam melakukan peran masing-masing. Kepada seluruh siswa diharapkan untuk memperhatikan dan kemudian peneliti memberikan permasalahan dalam bentuk lembar kerja untuk dilaksanakan setiap kelompok.
Siswa duduk berkumpul bisa dalam bentuk (L) maupun lingkaran, untuk membentuk sebuah kelompok role play dan mencari solusi dari permasalahan yang akan dipecahkan. Setelah terbentuk susunan percakapan, dan setiap siswa yang telah menjadi peran di dalam memahami pemakaian kalimat yang mengandung offers and suggestions dan mencoba berlatih untuk melaksanakan peran yang ada.
Peneliti bersama teman sejawat mengamati dan membimbing setiap kelompok yang membutuhkan bantuan, serta mengevaluasi berlangsungnya proses pembelajaran.
Setelah semua kelompok selesai megerjakan lembar kerja, kemudian bersama peneliti mengevaluasi dengan memaparkan hasil dari tugas yang baru saja dikerjakan secara bergantian tiap kelompok. Tiap kelompok boleh memberikan penilaian, komentar, pertanyaan dan sebagainya kepada kelompok lain.
3)      Kegiatan Akhir
Sebagai kegiatan akhir, peneliti bersama-sama siswa menyimpulkan materi dan memberi penguatan.
            Pertemuan Kedua
1)      Kegiatan Awal
a)      Peneliti menciptakan suasana yang kondusif agar proses belajar mengajar tidak terganggu.
b)      Sebelum tindakan perbaikan berlangsung, peneliti telah menyiapkan lembar kerja siswa yang berisi pertanyaan yang dapat mengaktifkan siswa untuk berfikir logis, kreatif, sistematis dan kritis.
c)      Peneliti juga memberikan penjelasan singkat tentang tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
2)      Kegiatan Inti
Pada pertemuan kedua di hari yang lain peneliti mengulang kembali secara singkat tentang materi offers and suggestions dan kemudian melanjutkan dengan penjelasan yang lebih lanjut. Kepada siswa untuk lebih memperhatikan dan memahami kalimat dan penggunaan offers and suggestions dalam kehidupan sehari-hari.
Sambil menjelaskan beberapa masalah peneliti mencoba siswa duduk berkumpul sesuai dengan kelompoknya bisa dalam bentuk (L) maupun lingkaran. Siswa mencoba melakukan peran dimana di dalam skenario drama tersebut mengandung kalimat-kalimat yang sudah ditentukan yaitu offers and suggestions.
Peneliti bersama teman sejawat mengamati dan membimbing setiap kelompok yang membutuhkan bantuan, serta mengevaluasi berlangsungnya proses pembelajaran.
Tiap kelompok mengerjakan lembar kerja yang nantinya dipaparkan di depan kelompok lain. Kelompok lain boleh bertanya dan menilai. Satu per satu tiap kelompok berusaha memaparkan hasil kegiatannya.
Setelah selesai dievaluasi dan disimpulkan bersama-sama siswa, dan kepada siswa untuk mencatat hal-hal penting. Pembelajaran dilanjutkan dengan tes formatif untuk memantapkan sekaligus untuk mengetahui sejauh mana materi bisa diterima.
3)      Kegiatan Akhir
Sebagai kegiatan akhir, peneliti lalu membagikan lembar soal tes formatif untuk dikerjakan secara individual. Hasil dari tes formatif tersebut dikumpulkan dan diperiksa, dievaluasi oleh peneliti.
Peneliti memberikan umpan balik berdasarkan hasil evaluasi tertulis dan memberikan saran sebagai tindak lanjut pembelajaran berikutnya.
c.       Observasi
Peneliti dibantu obsever melaksanakan pengamatan terhadap kegiatan pembelajaran dengan menggunakan format obsever yang telah disiapkan. Pelaksanaan ini berlangsung selama proses pembelajaran.
d.      Refleksi
Selanjutnya peneliti bersama observer mencari solusi untuk merevisi tindakan yang akan dilaksanakan pada siklus kedua. Hasil analisis data yaitu dari 38 siswa yang sudah mencapai tuntas belajar 25 siswa atau 65,79% dan keaktifan siswa mencapai 72%. Berdasarkan kriteria keberhasilan pada siklus I dinyatakan belum dapat dikatakan berhasil dan masih perlu dilakukan pembelajaran siklus II.
2.      Siklus Kedua
Deskripsi hasil siklus kedua kali pertemuan 2 x 35 menit.
a.       Perencanaan
Berdasarkan hasil refleksi siklus pertama, peneliti melakukan revisi Rencana Perbaikan Pembelajaran dan menyusun skenario tindakan yang akan dilaksanakan pada siklus kedua. Peneliti juga melengkapi rencana Perbaikan Pembelajaran dengan lembar kerja siswa, lembar observasi, tes formatif dan alat peraga yang dibutuhkan.
Agar pelaksanaan siklus kedua dapat berjalan lancar, peneliti berdiskusi dengan teman sejawat untuk memantapkan dan mengantisipasi kendala-kendala yang ada.
b.      Pelaksanaan
Pertemuan Pertama
1)      Kegiatan Awal
a)      Sebelum tindakan perbaikan berlangsung, peneliti menyiapkan lembar kerja yang berisi petanyaan yang dapat mengaktifkan siswa untuk berfikir logis, kreatif, sistematis dan kritis.
b)      Peneliti menyiapkan dan memperlihatkan alat peraga gambar tentang offers and suggestions.
c)      Peneliti juga memberikan penjelasan singkat tentang tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
2)      Kegiatan Inti
Diawali dengan menjelaskan secara singkat materi kepada siswa yang terlibat aktif dalam pembelajaran. Peneliti langsung meminta siswa untuk berkumpul sesuai kelompoknya masing-masing yang telah ditentukan.
Sambil menjelaskan beberapa masalah dalam membentuk kelompok role play, mencontohkan bagaimana memperagakan sebuah interaksi dalam kehidupan sehari-hari dimana cara menggunakan kalimat yang mengandung offers and suggestion dengan baik dan benar. Kepada seluruh siswa diharapkan untuk memperhatikan dan kemudian peneliti memberikan permasalahan dalam bentuk lembar kerja untuk dilaksanakan setiap kelompok.
Siswa duduk berkumpul bisa dalam bentuk (L) maupun lingkaran, untuk menentukan teks atau skenario sesuai dengan tugas yang diberikan oleh peneliti. Setelah terbentuk, setiap siswa yang telah menjadi peran dan mencoba berlatih untuk melaksanakan peran yang ada.
Peneliti bersama teman sejawat mengamati dan membimbing setiap kelompok yang membutuhkan bantuan, serta mengevaluasi berlangsungnya proses pembelajaran.
Setelah semua kelompok selesai megerjakan lembar kerja, kemudian bersama peneliti mengevaluasi dengan memaparkan hasil dari tugas yang baru saja dikerjakan secara bergantian tiap kelompok. Tiap kelompok boleh memberikan penilaian, komentar, pertanyaan dan sebagainya kepada kelompok lain.
3)      Kegiatan Akhir
Sebagai kegiatan akhir, peneliti bersama-sama siswa menyimpulkan materi dan memberi penguatan.
            Pertemuan Kedua
1)      Kegiatan Awal
a)      Peneliti menciptakan suasana yang kondusif agar proses belajar mengajar tidak terganggu.
b)      Sebelum tindakan perbaikan berlangsung, peneliti telah menyiapkan lembar kerja siswa yang berisi pertanyaan yang dapat mengaktifkan siswa untuk berfikir logis, kreatif, sistematis dan kritis.
c)      Peneliti juga memberikan penjelasan singkat tentang tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
2)      Kegiatan Inti
Pada pertemuan kedua di hari yang lain peneliti mengulang kembali secara singkat tentang materi offers and suggestions dan kemudian melanjutkan dengan penjelasan yang lebih lanjut. Kepada siswa untuk lebih memperhatikan dan memahami hal-hal dalam lingkungan sekitar tentang adanya kegiatan atau interaksi sehari-hari tentang offers and suggestions dan sebagainya.
Sambil menjelaskan beberapa masalah peneliti mencoba siswa duduk berkumpul sesuai dengan kelompoknya bisa dalam bentuk (L) maupun lingkaran. Peneliti bersama teman sejawat mengamati dan membimbing setiap kelompok yang membutuhkan bantuan, serta mengevaluasi berlangsungnya proses pembelajaran.
Tiap kelompok mengerjakan lembar kerja yang nantinya dipaparkan di depan kelompok lain. Kelompok lain boleh bertanya dan menilai. Satu per satu tiap kelompok berusaha memaparkan hasil kegiatannya.
Setelah selesai dievaluasi dan disimpulkan bersama-sama siswa, dan kepada siswa untuk mencatat hal-hal penting. Pembelajaran dilanjutkan dengan tes formatif untuk memantapkan sekaligus untuk mengetahui sejauh mana materi bisa diterima.
3)      Kegiatan Akhir
Sebagai kegiatan akhir, peneliti lalu membagikan lembar soal tes formatif untuk dikerjakan secara individual. Hasil dari tes formatif tersebut dikumpulkan dan diperiksa, dievaluasi oleh peneliti.
Peneliti memberikan umpan balik berdasarkan hasil evaluasi tertulis dan memberikan saran sebagai tindak lanjut pembelajaran berikutnya.
c.       Observasi
Peneliti dibantu observer melaksanakan pengamatang terhadap kegiatan pembelajaran dengan menggunakan format observasi yang telah disiapkan. Pelaksanaan ini berlangsung selama proses pembelajaran.
d.      Refleksi
Melihat hasil evaluasi dan analisis siklus kedua, ternyata telah memenuhi kategori ketuntasan belajar dengan mencapai 38 siswa atau 100% pada siklus kedua dan keaktifan siswa mencapai 94%.
Setelah berdiskusi dengan observer, maka perbaikan pembelajaran dinyatakan berakhir pada siklus kedua.

E.         Instrumen dan Teknik Analisis Data
   Untuk memperoleh informasi dalam penelitian ini, peneliti menggunakan instrumen penelitian berupa
1.        Rubrik penilaian yang meliputi:aspek kognitif terdiri dari: struktur dan pelafalan,
2.        Sspek psikomotorik terdiri dari: kelancaran komunikasi dan intonasi ,
3.        Aspek afektif yaitu penilaian tentang sikap.
Sedangkan Jenis data yang dihimpun adalah data kualitatif karena penelitian ini merupakan penelitian proses yang dilakukan selama tindakan berlangsung.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Deskriftif Analitik. Adapun deskripsi yang dipakai untuk mengetahui kemampuan mengungkapka menggunakkan Bahasa Inggris dengan melalui metode role playing adalah sebagai berikut: aspek kognitif terdiri dari: struktur dan pelafalan; aspek psikomotorik terdiri dari: kelancaran komunikasi dan intonasi; aspek afektif yaitu penilaian tentang sikap. Teknik analisisnya menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif dipergunakan untuk mengolah data hasil pengamatan selama proses pembelajaran, sedangkan analisis kuantitatif dipergunakan untuk mengolah data hasil belajar.



0 Response to "PTK SMA BAHASA INGGRIS METODE ROLE PLAY (BAB III)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel