Pengertian Model Pembelajaran Reciprocal Teaching


 Reciprocal Teaching

Konsep pembelajaran Reciprocal pada awalnya dikembangkan  oleh Palincsar pada tahun 1982. Pengembangan awal pembelajaran  ini  pada  sebuah pilot studi (Brown & Palincsar, 1982), dimana siswa dan guru  bergiliran  memimpin perbincangan tentang bagian-bagian dari sebuah teks. Prosedurnya serupa tapi lebih ekstensif dari intervensi resiprocal questioning yang digunakan oleh Manzo (1968).
Selanjutnya, konsep ini diperhalus dan  dioperasionalisasikan  oleh Palincsar dan Brown tahun 1984. Palincsar dan Brown (1984) mengidendifikasi empat strategi dasar yang membantu siswa  untuk  menyadari  dan  bereaksi terhadap tanda-tanda kegagalan pemahaman yaitu :  1)  Mengklarifikasi  (clarifying), 2) Memprediksi (predicting), 3) Bertanya (questioning),  4) Merangkum (summarizing)
Strategi -strategi ini memiliki dua tujuan, yaitu meningkatkan pemahaman dan  memonitor  pemahaman.  Semua  ini  berlangsung  dalam  konteks  investigasi, kolaboratif kelompok kecil,  yang dipertahankan,  dimonitor, dan di  skafoldet   oleh guru. Pada dasarnya Reciprocal Teaching dikembangkan oleh suatu teknik  untuk membantu para guru menjembatani para siswa yang memperlihatkan kesenjangan antara-antara ketrampilan-ketrampilan dikoding dan ketrampilan-ketrampilan pemahaman (Palincsar, Ransom, dan Derbher, 1989).
Salah satu sasaran dari Reciprocal Teaching adalah pengkontruksikan makna, dimana sifat resiprokalnya memaksakan  keterlibatan  siswa  dan permodelan oleh guru menjadi  contoh  unjuk  kerja  ahli.  Pengalaman Reciprocal Teaching memungkinkan siswa untuk mempelajari sekumpulan pengetahuan  yang  koheren dan  berguna dan juga  untuk membangun perbendaraan strtegi-strategi yang dapat membantu mereka dalam mempelajari muatan baru (Brown, et al, 1991 : 150).
Didalam ReciprocalTeaching guru berperan sebagai anggota kelompok namun demikian dia tetap memiliki sasaran pembelajaran yang eksplisit, dan salah satu tanggung jawabnya adalah ikut serta dalam aktivitas-aktivitas  scaffolding  yang disengaja saat dia bekerja dengan para pemimpin kelompok untuk meningkatkan tinggat partisipasi. Jadi, Reciprocal Teaching adalah sebuah kelompok belajar kooperatif yang bersama-sama menegosiasikan dan memahami tugas dan sekaligus sebuah forum pembelajaran langsung dimana guru berupaya memberikan scaffolding sementara untuk mendukung strategi-strategi yang belum lengkap dari para siswa yang sedang memimpin  kelompok-kelompok  kecil  mereka. Gagasan scaffolding tersebut berarti bahwa guru mengambil kendali hanya jika diperlukan.
Ciri dari model pembelajaran ini adalah kelas dibuat diorganisasi/ dibuat formasi dalam bentuk pasangan-pasangan, setiap anggota  pasangan  memiliki peran khusus dalam proses umpan balik. Satu orang dirancang sebagai pelaku (Doer), yang lain sebagai pengamat (observer). Peran pelaku (Doer) menampilkan tugas  dan  membuat  sembilan  keputusan  yang  seperti  terdapat  di  model latihan.
Peran pengamat (Observer) memberikan umpan balik kepada pelaku berdasarkan kriteria yang disiapkan oleh guru. Umpan balik ini terjadi selama  pelaku  melakukan unjuk kerja atau selesai menampilkan  keseluruhan  tugas  yang  ada. Bila sudah selesai berganti peran.
Langkah -langkah dalam pembelajaran Timbal balik (Reciprocal) sebagai berikut:
a.    Guru menyiapkan kartu tugas atau lembar pengamatan terdiri dari 1 lembar pengamat dalam proses penyusunan siklus akuntansi pada perusahaan jasa.
b.    Siswa dibagi menjadi 2 bagian, selanjutnya mereka memiliki pasangannya masing -masing sesuai dengan keinginan mereka. Tiap pasangan dapat terdiri dari putra-putra, putri-putri ataupun putra dan putri.
c.    Kegiatan pembelajaran dimulai dengan presentasi guru dalam menjelaskan pelajaran pokok materi yang akan diajarkan pada hari itu.
d.    Tiap pasangan terdiri satu orang berperan sebagai pengamat atau observator, dan seorangan sebagai pelaku atau doer. Guru membagikan lembar kerja pengamatan kepada pengamat, untuk memberikan komentar tentang teknik passing bawah yang dilakukan oleh rekannya, dengan memberikan komentar
secara jujur sesuai dengan kondisi yang ada, tanpa ragu -ragu dan, tidak ada niat untuk memanipulasi data.
e.    Guru memberi contoh penyusunan siklus akuntansi pada perusahaan jasa kemudian guru meminta salah satu siswa yang dipandang memikiki kemampuan yang mendekati sempurna. Selanjutnya siswa yang yang menjadi
pelaku yang disesuaikan dengan lembar pengamatan yang telah dibawa oleh si pengamat.
f.     Setelah itu siswa bergantian posisi yang pengamat menjadi pelaku dan sebaliknya. Guru melakukan pengamatan terhadap jalannya kegiatan agar berjalan dengan baik dan tertib.
g.    Bila seluruh siswa telah selesai melakukan tugasnya, maka hasil lembar pengamatan diberikan kepada pasangan untuk melihat  atau,  membaca komentar yang diberikan temannya, tentang teknik penyusunan siklus akuntansi pada perusahaan jasa yang baru saja dilakukan, bahwa hasil pengamatan diberikan dengan maksud, siswa untuk dapat memperbaiki teknik dan sekaligus  belajar  untuk mengungkapkan pendapat sesuai dengan kondisi nyata, serta belajar menjadi observer yang baik. Di lain pihak siswa juga belajar tentang kesediaan menerima masukan dari rekannya. Disini peran dialog sangat butuhkan baik guru dengan siswa atau siswa dengan siswa, tentang materi yang berikan, sehingga siswa akan merasa diperhatikan.
h.    Selanjutnya guru mengelompokan siswa-siswa yang  dianggap berhasil dengan dibuktikan hasil penilaian yang mereka peroleh.
Peran guru adalah :
a.    Membuat keputusan pada awal pertemuan
b.    Membuat dan menyampaikan kartu tugas dan kriteria kepada peserta didik
c.    Mengamati penampilan pelaku dan pengamat
d.    Menyediakan kesempatan bertanya kepada pengamat

salah satu judul PTK dengan Metode Reciprocal Teaching adalah:

UPAYA MENINGKATKAN  HASIL BELAJAR AKUNTANSI DENGAN PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BERBALIK (RECIPROCAL  TEACHING)  PADA KOMPETENSI PENYUSUNAN SIKLUS AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN JASA  SISWA KELAS XII IPS SMA N INDONESIA SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2019/2020

Untuk pemesanan PTK dengan metode Reciprocal Teaching atau metode yang lain, bisa hubungi WA: 083117344440

0 Response to "Pengertian Model Pembelajaran Reciprocal Teaching"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel